Your search results

REVITALISASI ALUN-ALUN KOTA TEGAL DITARGETKAN RAMPUNG DESEMBER 2020

Posted by admin on 21 November, 2020
0

Revitalisasi alun-alun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal masih berlangsung, bahkan pengerjaannya terus dikebut 24 jam karena deadline yang semakin mepet. Siang malam akan terlihat ramai para pekerja mengejar penyelesaian revitalisasi kawasan kebangggan masyarakat Kota Bahari ini.

Nantinya Alun-alun Tegal akan menjadi sangat indah dengan keberadaan taman bunga dengan rumput sintetis dan air mancur di tengahnya.
Tak hanya alun-alun, Pemkot juga melakukan revitalisasi trotoar dan taman Pancasila yang memanjang dari alun-alun ke timur sampai depan stasiun Kota.

Proyek pembangunan yang menelan anggaran 8,6 miliar ini diharapkan akan mengubah wajah Kota Tegal yang kumuh menjadi Kota yang modern dengan tata kota yang baik. Nantinya, kawasan ini akan menjadi kawasan living land dan smart city

Seperti disampaikan oleh Walikota Tegal Dedy Yon Supriono, pembenahan alun-alun dan Taman Pancasila Kota Tegal adalah upaya memunculkan kewibawaan Kota Tegal sebagai kota yang tertata dan indah. Untuk itu dirinya menegaskan bahwa Kota Tegal sudah harus berbenah.
Termasuk katanya, tidak ada lagi parkir sembarangan. “Parkir dan pedagang akan di tempat kan di lahan milik provinsi sebelah selatan alun-alun dan juga lahan disebelah eks bioskop Dewi milik swasta yang rencananya akan disewa Pemkot Tegal,’’ pungkasnya.

Tak ayal, dengan revitalisasi ini akan menjadikan alun-alun Tegal dan Taman Pancasila menjadi kawasan yang sangat prestise. Kawasan primadona untuk ruang publik masyarakat sekaligus pusat bisnis. Dan pastinya memiliki hunian di dekat kawasan ini adalah dambaan setiap orang. Salah satunya adalah Griya Satria Dampyak, kawasan perumahan strategis yang hanya berjarak 8 menit dari alun-alun kota Tegal.
“Walaupun dekat kawasan alun-alun harga perumahan kami sangat terjangkau, yaitu mulai 200 jutaan saja.” Kata Said Thalib, Area Manager Griya Satria Dampyak.

Selain harga yang terjangkau, kemudahan proses juga menjadi jaminan untuk konsumen. Menurut Said cukup dengan 500 ribu masyarakat sudah bisa memiliki rumah di Griya Satria Dampyak dengan semua prosesnya mulai dari pemberkasan sampai dengan akad dan serah terima kunci dibantu semua oleh marketing.

“Ibarat kata, konsumen tinggal duduk manis di rumah, tahu-tahu sudah punya rumah baru” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Compare Listings

Silahkan klik disini
1
Hallo, silahkan hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut