Advanced Search
More Search Options
We found 0 results. Do you want to load the results now ?
Advanced Search
More Search Options
we found 0 results
Your search results

Memelihara Alat Elektronika Di Rumah

Posted by admin on 6 August, 2019
| 0

Di jaman modern saat ini, hampir semua kegiatan dan alat menggunakan bantuan listrik dari alat yang sederhana sampai yang canggih. Menyapu digantikan vacuum cleaner, mencuci digantikan dengan mesin cuci dan masih banyak kegiatan lain yang berhubungan dengan listrik. Dan dari segi harga tentunya alat-alat tersebut tidak murah, sehingga sebisa mungkin kita menjaga agar awet.

Cara memelihara alat elektronik

Yang menjadi kendala adalah ketika listrik PLN sering putus, hal tersebut berdampak pada alat-alat elektronik. Akan tetapi meski demikian, ini bukan jadi alasan Anda untuk tetap memasang alat-alat elektronik tersebut. Mengutip berbagai sumber, saat mati lampu Anda sebaiknya mencabut berbagai alat-alat elektronik. Tak dimungkiri kalau alat-alat elektronik memang bakal rusak jika pasokan listrik mendadak mati karena pemadaman listrik dan kembali menyala dengan aliran listrik yang super besar dalam satu waktu. Ketika listrik padam, ada beberapa alat elektronik yang sebaiknya dicabut atau dimatikan terlebih dulu.

Salah satunya adalah pendingin udara alias air conditioner. Pendingin udara harus dimatikan selama listrik padam. Jangan nyalakan kembali selama beberapa menit setelah listrik menyala kembali. Cabut aliran listrik yang tersambung di komputer pc, penghangat air, microvawe, penanak nasi, kompor listrik, pompa air, dan juga televisi. Lonjakan daya listrik yang tiba-tiba akan menyebabkan kegalalan perangkat keras internal yang merusak. Namun, biarkan lemari es tetap tersambung dengan listrik sekalipun padam. Jika sudah begini, lemari es masih bisa mempertahankan dingin (dalam kondisi tertutup) dan melindungi makanan.

Ada baiknya untuk mematikan semua peralatan Anda dimatikan. Anda mungkin juga harus mematikan peralatan di dapur dan kamar mandi. Ada baiknya juga untuk mematikan lampu ruangan. Hanya saja, nyalakan satu lampu hanya untuk mengetahui apakah listrik sudah menyala atau belum.Namun satu hal yang harus diingat, hindari untuk langsung menyalakan semua peralatan elektronik setelah listrik kembali menyala. Sebagian besar perangkat membutuhkan gelombang daya yang cukup tinggi untuk kembali beroperasi dengan normal. Padahal di saat itu, ada kemungkinan listrik masih belum stabil.

Setelah listrik kembali menyala, biarkan peralatan elektronik Anda beberapa saat sampai energi kembali stabil. Menyalakan peralatan listrik langsung setelah usai mati lampu hanya akan membebani infrastruktur listrik lagi. Bisa-bisa, aliran listrik rumah Anda kembali anjlok. Butuh setidaknya energi listrik dua kali lebih tinggi dari biasanya untuk menyalakan kembali peralatan listrik Anda setelah listrik padam, agar listrik tak anjlok dan alat listrik Anda tak rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published.