Your search results

INI DIA MEGAPROYEK BUKIT ALGORITMA SUKABUMI, SILICON VALLEY-NYA INDONESIA

Posted by admin on 21 April, 2021
0

Kalau Amerika Serikat memiliki Silicon Valley maka Indonesia akan memiliki Bukit Algoritma, WOW !!

Silicon Valley, yang berada di selatan Teluk San Francisco California AS adalah rumah bagi banyak perusahaan teknologi baru dan global, seperti Google, Facebook dan Apple. Kawasan itu juga merupakan situs institusi yang berfokus pada pengembangan teknologi. Nah jika terlaksana negara kita juga sebentar lagi akan memiliki kawasan serupa itu yang berlokasi di Cikidang dan Cibadak,Sukabumi – Jawa Barat.

Megaproyek Bukit Algoritma digadang-gadang menjadi pusat riset dan pengembangan berbasis teknologi yang akan dibangun di atas lahan seluar 888 hektare dengan nilai proyek yang fantastis mencapai 18 triliun rupiah. Ini diinisiasi oleh Kiniku Bintang Raya, Perusahaan konstruksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Amarta Karya (AMKA) (Persero) dipercaya sebagai mitra infrastruktur Bukit Algoritma pada tahap pertama selama tiga tahun ke depan.

“Kawasan ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misal kecerdasan buatan, robotik, drone, hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan,” ujar Budiman Sudjatmiko selaku Ketua Pelaksana PT Kiniku Bintang Raya KSO.

Budiman menjelaskan, tujuan pembangunan kawasan ini yakni untuk meningkatkan kualitas ekonomi 4.0, meningkatkan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan pengembangan, meningkatkan sektor pariwisata di kawasan setempat, serta meningkatkan infrastruktur pertumbuhan tangguh berkelanjutan dan pembangunan sumber daya manusia berbasis IPTEK.
Dalam jangka waktu tiga tahun, infrastruktur yang dibangun di kawasan itu antara lain akses jalan raya, fasilitas air bersih, pembangkit listrik, gedung konvensi dan fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, kawasan ini akan dekat dengan akses Tol Bocimi (Seksi 2 Cibadak),Pelabuhan Laut Pengumpan Regional (PLPR),Wisata dan Perdagangan Pelabuhan Ratu, Bandara Sukabumi yang akan segera dibangun, serta jalur ganda KA Sukabumi.

Direktur Utama AMKA Nikolas Agung mengatakan proses ground breaking atau peresmian akan dilakukan antara awal hingga pertengahan Mei 2021. Setelah itu, baru pembangunan akan mulai digenjot.

Seluruh bangunan di Bukit Algoritma akan mengadopsi teknologi tahan gempa dari Jepang. Dikarenakan kawasan Bukit Algoritma yang terletak di Cikadang dan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat merupakan daerah rawan gempa karena dilintasi jalur Sesar Citarik dan Sesar Cimandiri. Selain teknologi Gedung,Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan energi terbarukan yang relevan dengan Bukit Algoritma yang berorientasi pada pembangunan untuk masa depan.

Di kesempatan sama, Pendiri AI Innovation & IOT Center, Lab & Incubator di Bukit Algoritma Karin Taslim menyatakan pihaknya akan mengutamakan penggunaan listrik dari energi terbarukan, terutama dari tenaga surya yang akan diintegrasikan dengan sistem smart energy monitoring. Dia menyebut Bukit Algoritma yang mengusung teknologi pintar dan berkiblat pada pembangunan masa depan juga harus tercermin dari energi listrik yang digunakan.

“Kawasan ini akan kami buat jadi kawasan smart, eco-enviromentaly friendly dan suistanable (berkelanjutan), kami berharap nanti akan ditenagai energi surya, karena ini lah tren yang terjadi secara global,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Compare Listings

Silahkan klik disini
1
Hallo, silahkan hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut